Dua bulan lalu headline berita terjadi pembunuhan sebuah SMA boarding school di Magelang. Dimana belakangan pelakunya adalah temannya sendiri yang dengan sadar membunuh dan diketahui korban telah menerima bullying.
Hari ini seorang mahasiswa sebuah Sekolah Kedinasan di Semarang ditemukan tewas, sampai blog ini ditulis diduga korban meninggal akibat penyiksaan oleh seniornya.
Menurut Wikipedia, Penindasan (bahasa Inggris: Bullying) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik. Hal ini dapat mencakup pelecehan secara lisan atau ancaman, kekerasan fisik atau paksaan dan dapat diarahkan berulang kali terhadap korban tertentu, mungkin atas dasar ras, agama, gender, seksualitas, atau kemampuan. Tindakan penindasan terdiri atas empat jenis, yaitu secara emosional, fisik, verbal, dan cyber. Budaya penindasan dapat berkembang di mana saja selagi terjadi interaksi antar manusia, dari mulai di sekolah, tempat kerja, rumah tangga, dan lingkungan.
Bentuk - bentuk penindasan yaitu Penindasan fisik dimana tindakan penindasan dengan kontak secara fisik yang menimbulkan perasaan sakit fisik, luka, cedera, atau penderitaan fisik lainnya. Contohnya memukul, menampar, atau menendang orang lain. Penindasan psikologis yautu tindakan penindasan yang menimbulkan trauma psikologis, ketakutan, depresi, kecemasan, atau stres. selain itu juga menimbulkan kegalauan/gusar.
Saya pribadi jaman kuliah pernah mendapatkan fenomena bullying baik fisik maupun mental. Fisik didapat waktu jaman Maba pas masa orientasi mau masuk himpunan. Saya tidak mengerti apa tujuannya, mereka berdalih karena kuliah kami keras jadi harus dikerasi. Untuk bullying secara psikologis pernah juga, ini benar parah banget karena orang yang ngebully itu bener buat orang-orang jadi beropini jelek. Sampai sekarang saya jujur belum memafkan si oknum dan dengan gamblang saya bilang disemua orang dan dia tentunya bahwa tidak akan lagi berteman cukuplah sebagai kenalan.
Yang lagi marak sekarang adalah bullying secara cyber. Dimana beramai-ramai sekelompok orang mencaci dan menekan sekelompok orang lain yang lebih lemah. Kadang juga dijadikan sebagai ejekan dan kadang berisi ancaman.
Sepertinya bullying sudah dijadikan kebiasaan dan pelakunya hanya menganggap biasa hingga bullying bisa menjadi budaya yang secara ga sadar kita membahayakan orang lain.